Software Developer Jakarta - Android Developer

Software Developer Jakarta - Android Developer adalah seseorang yang mengembangan atau merancang aplikasi mobile untuk sistem operasi yang bebrbasi Android. Biasanya para Android developer menggunakan bahasa pemerograman JAVA untuk membuat aplikasinya dan menggunakan bantuan SDK atau Software Development Kit dan juga beberapa tools lainnya. Berikut ini adalah Jobdesc seorang Software Developer Andorid di Jakarta.

Jobdesc Software Developer Android Di Jakarta?


Jobdesc Software Developer Android Di Jakarta?
Jobdesc Software Developer Android Di Jakarta?

  • Mendesain dan juga mengembakan aplikasi canggih untuk perangkat Android.
  • Bekerja dengan sumber data eksternal dan juga API(Application Programming Interface).
  • Melakukan percobaan tes untuk ketahanan, termasuk kegunaan, serta kehandalan.
  • Mengevaluasi dan memperbaiki bug serta meningkatkan kinerja aplikasi yang dibuat.
  • Menerapkan teknologi yang baru untuk memaksimalkan efisiensi pengembangan aplikasi.
  • Menterjemahkan desain dan wireframes ke dalam baris kode yang berkualitas tinggi.
  • Memastikan kinerja aplikasi yang dibuat berjalan dengan baik yang menyangkut kualitas, dan respon dari aplikasi yang dibuat.
  • Membantu menjaga kualitas dari kode, organisasi, dan otomatisasi dengan baik.


Cara Menjadi Seorang Software Developer Android Di Jakarta

  • Memperkuat Pengetahuan Tentang Dasar JAVA & XML

Pengetahuan ini sangat penting untuk diketahui jika ingin menjadi seorang Software Developer Android Di Jakarta karena bahasa pemerograman JAVA dianggap sebagai bahasa pemrograman yang dasar untuk pengembangan aplikasi android. Jika Anda tidak pernah belajar dasar dari JAVA namun tiba-tiba anda mulai melakukan coding anda tentunya akan mengalami kesulitan, seperti konsep Class, Package, access modifier(public/private/protected) dan konsep-konsep lainnya yang harus anda pelajari terlebih dahulu.
Lalu XML adalah bahasa markup yang juga banyak dipakai untuk berbagai keperluan. XML ini biasa dipakai di dalam Webservice, Konfigurasi, Layout dan berbagai keperluan lain di dunia pemerograman. XML itu sendiri sebenarnya tidak susah untuk dipelajari, yang perlu Anda pahami hanyalah tentang aturan aturan dasarnya dan bagaimana cara menuliskan kode XML dan bagaimana cara membacanya, kuasailah dulu dua hal tersebut.

  • Pemilihan Tools yang Akan Digunakan

Ada beberapa Tools yang bisa Anda gunakan untuk membantu Anda dalam mengembangkan aplikasi Android, seperti Android Studio atau Eclipse.

Dua tools tersebut juga merupakan tools yang paling sering digunakan untuk men-develope aplikasi Android, namun seiring berkembangnya teknologi IT, para Android Developer lebih banyak menggunakan Android Studio sebagai tools untuk membantu mereka membuat aplikasi Android. Android Studio merupakan sebuah IDE resmi untuk pengembangan aplikasi Android. Selain itu Android Studio merupakan pengembangan dari tools Eclipse, sehingga Android Studio lebih memiliki banyak fitur-fitur yang lebih baru dibanding Eclipse. Hanya saja, Android Studio lebih berat dijalankan dibandingkan dengan Eclipse.

  • Pemilihan Library Android yang Terbaru

Gunakan fungsi library yang ada pada Android Studio, untuk mempercepat pengerjaan pengembangan project aplikasi Android, banyak dari para Android Developer biasanya tidak lepas dari penggunaan library-library open source yang sangat membantu mereka dalam pengembangan aplikasi Android. Karena banyak sekali library yang tersedia di github dan tempat lainnya yang kadang itu semua membuat kita kebingungan untuk menentukan library mana yang cocok untuk digunakan. Sangat penting untuk kita mengupdate informasi tentang fungsi library ini dengan mempertimbangkan beberapa faktor seperti :

    1. Fungsional
    2. Read Me & Quick Start
    3. Source Code
    4. Visualisasi
    5. Dokumentasi
    6. Histori Aktivitas & Komunitas
  • Selalu Update Informasi

Untuk menjadi seorang developer yang baik sebaiknya Anda selalu mengupdate informasi dengan hal hal yang baru di dunia Android, ada banyak cara untuk selalu update informasi misalnya mengunjungi situs website yang menyediakan informasi ter-update mengenai perkembangan Android, bergabung dengan suatu komunitas atau forum yang membahas tentang Android Developing, dan lain lain.

  • Berlatih untuk berkerja dalam Tim

Beberapa programmer banyak yang suka bekerja sendiri, tapi akan lebih baik jika kita bisa bekerja sama dengan tim karena sejumlah aspek dapat dikerjakan secara bersamaan dan tentunya akan lebih efektif dan sesuai dengan target yang akan dicapai.

  • Utamakan Kualitas

Beberapa developer mempunyai pemikiran bahwa semakin banyak aplikasi yang mereka buat maka mereka akan jadi semakin sukses, tapi sayangnya hal ini jarang sekali terjadi. Karena lebih baik developer menginvestasikan waktu yang mereka punya untuk menciptakan satu aplikasi yang berkualitas dibanding membuat 3 aplikasi dengan kualitas yang kurang.

  • Memahami Betul Arsitektur Android

Membuat aplikasi android itu ada aturannya dan tidak bisa sembarangan Misalnya desain, komponen, pattern, dan masih banyak lagi. Ada baiknya bila Anda mengawali dengan memahami apa itu Android dan bagaimana cara mengembangkan desainnya. Jika Anda ingin membuat sebuah aplikasi Android yang keren dan tidak pasaran Anda perlu memahami arsitektur Android terlebih dahulu.

  • UI dan UX

Hal penting yang lain dalam pembuatan sebuah aplikasi yaitu dari tampilan dan penggunaan, sejumlah website seperti Android Niceties, Android Holo Color Generator, Android UI & UX, dan Android Asset Studio bisa diakses untuk membantu Anda dalam pengembangan aplikasi Android.
Seorang developer harus paham betul dalam mendesain tampilan untuk antar muka antara pengguna dan sistem. Hal ini bertujuan untuk memanjakan pengguna dari segi tampilan maupun kegunaan fungsi yang dibuat.

  • Terus Belajar

Seorang developer harus peka terhadap setiap perkembangan teknologi yang semakin hari semakin maju guna mengimbangi hal itu, developer dituntut untuk selalu belajar.

Kurang lebih seperti itulah pengertian dan juga tips bagi kalian yang ingin menjadi Software Developer Jakarta khususnya untuk mengembangkan aplikasi Android. Jika Anda punya ide tentang aplikasi mobile dan membutuhkan jasa pengerjaan aplikasi mobile, Anda bisa mengunjungi website berikut untuk menggunakan jasa layanan pembuatan aplikasi mobile.

Software Developer Tangerang - Software Engineer

Software Developer Tangerang - Berbicara mengenai software engineer, mungkin beberapa orang masih sangat asing dengan istilah tersebut. Akan tetapi, untuk orang-orang terutama yang berkerja atau tertarik dengan dunia IT. Istilah Software Engineer ini mungkin sudah sangat sering kali terdengar. Bahkan, mungkin pembaca blog Software Dev Tangerang sudah ada yang bekerja sebagai Software Engineer atau Software Developer.


Software Developer Tangerang
Software Developer Tangerang


Jika mengutip pengertian tentang software engineer dari beberapa ahli, software engineer ini memiliki berbagai macam arti seperti berikut :

  • Fritz Bauer (1968)

Fritz Bauer mengungkapkan, software engineering adalah suatu pembentukan dan juga prinsip sebuah rekayasa agar mendapatkan suatu perangkat lunak yang secara harga ekonomis tapi bisa diandalkan dan mampu bekerja secara optimal.

  •  Institute of Electrical and Electronics Engineers/IEEE (1993)

Menurut IEEE sendiri, software engineering adalah suatu penerapan dan juga pendekatan terhadap teknologi secara sistematis, terstruktur, dan juga disiplin. Hal tersebut bertujuan untuk pengembangan, pengoperasian, serta pemeiharaan sebuah perangkat lunak.

  • Pressman (1997)

Sedangkan menurut Pressman, software engineering adalah kedisiplinan yang yang mengikuti proses suatu prosedur, perangkat, dan juga metode yang digunakan untuk menciptakan suatu software komputer.


Pengertian Software Engineering Menurut Developer Tangerang

Software engineering pada umumnya adalah sebuah rekayasa perangkat lunak yang merupakan pengubahan suatu perangkat lunak untuk dikembangkan, dipelihara, dan juga dibangun kembali berdasarkan prinsip sebuah rekayasa perangkat lunak. Fungsi dan tujuan rekayasa perangkat lunak antara lain untuk menghasilkan suatu perangkat lunak yang bisa berjalan lebih cepat, efektif serta berkualitas tinggi untuk pemakai.

Menurut Pressman (1997) ada dua bagian metodologi untuk pengembangan sebuah perangkat lunak, yakni :

  • Metode

Metode adalah pendekatan yang dilakukan dengan cara sistematis. Metode ini meliputi mulai dari rencana proyek dan prediksi, rancangan struktur data, analisis sistem serta perangkat lunak, rancangan program, algoritma, coding, dan uji coba perangkat lunak.

  • Tool

Tool di sini digunakan sebagai alat pendukung untuk membantu membuat suatu perangkat lunak. Tool di sini ada dua macam cara penggunaanya, yaitu alat yang digunakan secara otomatis dan manual.


Metode pengembangan perangkat lunak

Metode pengembangan perangkat lunak dibagi menjadi lima bagian, yakni :

  • Model Sekuensial Linier

Model ini merupakan pengembangan perangkat lunak yang bersifat sekuensial dan sistematik. Mulai dari sistem analisis yang digunakan, kode, pengujian, dan juga desainnya. Metode ini sering juga disebut sebagai model air terjun.

  • Model RAD

RAD (Rapid Application Development) adalah proses pengembangan perangkat lunak yang lebih difokuskan pada pengembangan dengan sistem yang lebih pendek atau singkat. Proses RAD ini membuat tim developer dapat menciptakan sistem fungsional yang tepat dalam waktu yang singkat.

  • Model Prototype

Prototype berfungsi untuk melakukan sebuah uji mekanisme yang akurat. Dengan begitu, ketika prototype sedang berjalan, para pengembang wajib menggunakan program yang telah ada atau jadi.

  • Model Spiral

Model spiral merupakan sebuah proses perangkat lunak yang terbilang evolusioner. Model ini pada mulanya adalah sebuah usulan dari Boehm. Cara kerja model spiral sendiri adalah dengan merangkai sifat-sifat yang literative dari prototype. Lalu, dikontrol dengan sistematis berdasarkan model sekuensial linier. Model ini merupakan metode pendekatan yang lebih mudah untuk pengembangan sistem yang dilakukan secara besar. Akan tetapi model spiral ini membutuhkan keahlian tinggi. Selain itu, model ini perlu waktu hingga lama untuk dapat digunakan.

  • Model 4GT

Model 4GT atau singkatan dari Teknik Generasi ke empat adalah sebuah model yang mengarah pada perangkat lunak yang lebih bersifat umum digunakan. Pengembangan perangkat lunak yang dapat mendukung model 4GT antara lain adalah, data manipulation, report generation, interaksi layar, grafis level tinggi, dan spreadsheet.

Keuntungan model 4GT ini adalah waktu yang dibutuhkan bisa menjadi lebih singkat dan produktivitasnya bisa dibuat jadi lebih banyak. Kekurangan metode 4GT ini terletak pada tools-nya. Sebab tools yang digunakan hanya dapat untuk aplikasi tertentu saja.


Jenjang karir seorang Software Engineering

  • Application Development

Application development ini bertugas untuk mengembangkan aplikasi secara desktop atau hanya bisa digunakan untuk komputer saja. Aplikasi tersebut bisa juga digunakan secara online maupun offline.

  • Web Development

Jika pada seorang application development hanya berfokus pada pengembangan apliaksi untuk desktop saja, maka seorang web development hanya berfokus pada pengembangan aplikasi untuk web browser.

  • System Development

Tugas System development adalah untuk mendukung bagian pada application development. Pada umumnya system development sering membatu di bagian desain dan juga koding.

  •  Embedded System Development

Tugas utama pada embedded system development ini adalah mendesain sistem komputer dan juga software yang biasanya tidak dipasang pada komputer. Contohnya seperti kendaraan mobil, motor, GPS, dan lain sebagainya.


Itulah pengertian tentang software engineering dan bagaimana cara kerjanya, serta jenjang karir mereka di dunia industri. Baca juga artikel lainnya yang sudah pernah diposting di Blog Software Developer Tangerang.


Software Developer Jakarta - Pengertian Software Developer

Software Developer Jakarta - Software Developer adalah seorang pengembang aplikasi perangkat lunak, bukan hanya sekedar membuat tapi  memantau kinerja, maintainability, skalabilitas, ketahanan, dan juga tingkat keamanan perangkat lunak tersebut. Singkatnya, seorang Software developer ini membuat dan juga memelihara program yang sudah dibuat.

Secara umum, seorang pengembang atau developer tidak terlalu bertanggung jawab untuk merancang keseluruhan sistem. Sebaliknya, pengembang atau developer hanya berfokus pada satu proyek sebagai bagian dari keseluruhan. Sementara para Software Engineer merancang, menghubungkan, mengawasi, dan memimpin proyek, Software Developer menuliskan kode dari tangan mereka untuk menghidupkan proyek yang dibuat tersebut.

Software Developer harus bisa menganalisis persyaratan perangkat lunak yang diberikan kepada mereka dan menentukan cara terbaik untuk membangun fungsi yang spesifik. Mereka setidaknya harus menguasai satu bahasa pemrograman baik itu front-end ataupun back-end dan terbiasa dengan praktik pengembangan berbasis tes.

Selama proses pengembangan, Software Developer kemungkinan akan bekerja sama dengan designer grafis, perwakilan client, manajer senior, manajer produk, dan pengambil keputusan. Dan karena membangun sebuah perangkat lunak adalah proses berulang dengan persyaratan yang seringkali berubah, pengembang atau software developer harus memiliki keterampilan komunikasi yang baik dan bisa menerima feedback dari semua anggota tim termasuk dari pengguna.

Ketika pengalaman mereka mulai tumbuh, Software Developer dapat bisa memulai merancang bagian-bagian arsitektur dan mengelola berbagai sistem, dengan demikian mereka mengambil tanggung jawab sebagai seorang Engineer dan akhirnya mereka bisa naik jabatan menjadi software engginer.


Deskripsi Pekerjaan Seorang Software Developer Yang Ada Di Jakarta

Seperti yang telah kita dibahas diatas, seorang developer biasanya melakukan pekerjaan tertentu, seperti pengembangan untuk bagian front-end atau pengembangan untuk bagian back-end, dalam sebuah sistem IT yang lebih besar dan dapat berpartisipasi dalam kerangka pengembangan tertentu untuk menyelesaikan suatu tugas. Biasanya perusahaan memposting iklan lowongan kerja untuk pekerjaan sebagai seorang “Back-End Developer” atau ” Front-End Developer.”

Berikut ini adalah beberapa keterampilan, kualifikasi, serta tanggung jawab yang biasanya ditemukan dalam deskripsi pekerjaan sebagai seorang Software Developer.


Deskripsi Pekerjaan Seorang Software Developer Yang Ada Di Jakarta
Deskripsi Pekerjaan Seorang Software Developer Yang Ada Di Jakarta


Keterampilan dan Kualifikasi Software Developer:

  • Mampu menulis kode yang rapih, mudah dibaca, dan dapat di maintenance dengan mudah.
  • Memiliki keahlian dalam bidang bahasa pemrograman tertentu seperti Javascript, Java, PHP, Python, C, C++, dan lain sebagainnya.
  • Pernah berpengalaman membangun atau membuat sebuah aplikasi front end dengan bahasa pemerograman tertentu seperti Javascript, Java, PHP, Python, C, C++, dan lain sebagainnya.
  • Berpengalaman dalam tools untuk membantu kerja dalam tim seperti gitversion control seperti github, Grunt / Gulp, bitbucket dan lain sebagainnya
  • Berpengalaman dalam mendesign sebuah aplikasi atau perangkat lunak
  • Memahami dengan baik kompatibilitas aplikasi lintas platform


Tanggung Jawab Software Developer:

  • Berkontribusi penuh pada peningkatan arsitektur design UI pada perangkat lunak
  • Mampu berinovasi serta menjelajahi berbagai teknologi terdepan untuk menciptakan fitur-fitur inovatif yang baru
  • Mampu membangun alat untuk meningkatkan produktivitas kerja dibagaian internal
  • Mampu berpartisipasi dalam pembuatan sebuah prototipe berulang berulang berdasarkan persyaratan yang dibutuhkan dalam sebuah proyek
  • Mampu saling berkolaborasi atau bekerja sama baik itu dengan desainer, Engineer front-end, manajer produk, dan Engineer QA untuk mempertahankan kualitas UX dari perangkat lunak yang dibuat.